Mencari Kebahagiaan yang Sejati

Dalam perjalanan kehidupan pada umumnya, salah satu kesuksesan adalah bisa mencapai apa yang dicita-citakan atau hal yang diharapkan bisa direalisasikan dengan baik. Misalnya, seorang anak kecil bisa membeli sebuah mainan yang diinginkan dengan jerih payah dari uang jajan yang disisihkannya setiap hari, seorang pemuda bisa menikahi gadis pujaan hatinya, seorang anak yang dengan upaya keras bisa mewujudkan impiannya untuk mengajak orang tuanya keliling dunia, dan masih banyak lagi kebahagiaan yang mungkin bisa kita capai atau wujudkan.

Kebahagiaan itu seperti barometer kesuksesan dalam kehidupan kita di dunia. Apakah ada di antara kita yang dalam hidup ini tidak ingin merasakan kebahagiaan? Tentu saja tidak ada seorang pun yang tidak ingin bahagia dalam menjalani kehidupannya saat ini.

Jadi sebenarnya apa kebahagiaan itu? Kebahagiaan bisa diartikan sebagai salah satu nilai (value) yang melengkapi kehidupan kita, juga bisa dikatakan sebagai salah satu hal penting yang selalu ingin dicapai atau dirasakan oleh semua orang dalam kehidupannya. Akan tetapi, menurut pandangan umum, kebahagiaan itu bersifat relatif, tergantung dari sudut mana kita memandangnya.

Kebahagiaan seperti apa yang dimaksud sebagai kebahagiaan sejati di dalam hidup ini? Dibutuhkan perenungan mendalam untuk mendapatkan pencerahan mengenai makna kebahagiaan sejati. Sebuah teori kehidupan mengatakan bahwa kebahagiaan sejati itu akan timbul di dalam lubuk hati ketika kita bisa membahagiakan orang lain dengan tulus. Dengan menitikberatkan atau berfokus pada kebahagiaan orang lain, secara tidak langsung kita menciptakan benih kebahagiaan di dalam batin kita. Membahagiakan orang lain dengan cara yang benar disertai dengan ketulusan dari dalam hati itulah nilai kebahagiaan yang sesungguhnya (kebahagiaan sejati).

Leave a Reply

Your email address will not be published.