
Sering kita mendengar orang mengatakan beberapa hal seperti, “Jika semuanya bisa dimulai lagi, saya akan melakukannya dengan baik”; “Jika waktu dapat diputar kembali, saya akan memanfaatkannya dengan baik”; “Jika saya memiliki kesempatan lagi, saya akan mencoba yang terbaik untuk memperjuangkan keinginan dan harapan saya”.
Banyak hal yang hanya akan dipahami setelah dilewati. Ketika masih muda, orang tua dan guru mengajarkan kita untuk menghargai waktu dan belajar dengan giat, yang merupakan dasar kehidupan kita. Namun pada saat itu, seberapa paham kita tentang perasaan orang tua dan guru kita?
Dalam menghadapi kehidupan, berhati-hatilah dan selalu bersikap peduli. Jangan menaruh hari esok dengan hanya ilusi saja, dan jangan biarkan waktu berlalu dengan hanya menunggu masa depan, itu sangat tidak realistis! Apa yang akan terjadi di hari esok, apa yang akan terjadi di kehidupan masa depan, semua merupakan hasil dari “upaya” saat ini.
Tidak ada obat untuk mengobati rasa penyesalan di dunia ini. Lebih baik kita meraih kesempatan sekarang dan bekerja keras daripada menyesali dan meratapi hal tidak memuaskan yang terjadi di masa lalu. Yang sudah berlalu, biarlah berlalu. Melainkan yang dapat kita lakukan adalah melakukan perbaikan atas kesalahan yang sudah berlalu. Selama kita tidak membuat kesalahan yang sama lagi, berarti kita sudah melakukan sebuah kemajuan. Selama kita tidak memiliki terlalu banyak penyesalan dalam hidup, ini adalah sebuah kemajuan besar.
Tidak ada kata “seandainya” dalam hidup, yang ada hanya “konsekuensi dan hasil”. Masa lalu tidak akan pernah kembali, dan yang kembali tidak akan sempurna. Ada kemajuan dan kemunduran dalam hidup, dan kita tidak boleh kehilangan suasana hati jika kehilangan sesuatu. Kebahagiaan terbesar dalam hidup adalah percaya bahwa masih ada teman dan keluarga bersama kita. Jangan lupakan masa lalu, tapi biarkan saja. Ada hari esok, jadi hari ini selalu menjadi garis awal untuk memulainya. Hidup sederhana itu menawan, hati manusia yang sederhana itu bahagia; belajar menjadi sederhana itu tidak sederhana.
Leave a Reply